Search
  • Lusi

Manfaat Creative Play untuk Anak-Anak Hingga Dewasa


Photo by Tulusara

Anak-anak pada dasarnya senang menjadi kreatif apabila mereka diberi kesempatan untuk menjadi kreatif.

Oleh karena itu berbagai macam permainan yang mengandalkan kreativitas (creative play) sebaiknya diberikan orangtua kepada anak-anak mereka sesuai usia. Mulai dari babies, toddlers hingga kids.

Contoh creative play antara lain menggambar, melukis, bermain puzzles, blocks, dan wooden toys yang bisa dibangun apa saja sesuai imajinasi lalu dirobohkan kemudian dibangun lagi menjadi bentuk berbeda. Juga pretend play atau bermain peran serta open-ended toys lainnya.


Memang tidak dipungkiri ketika membayangkan anak bermain seperti disebut di atas yang ada di bayangan orangtua adalah rumah akan berantakan. Betul nggak Moms? Tapi jangan khawatir Moms, justru dari situ anak-anak akan belajar banyak hal dan perlu diketahui bahwa creative play tidak hanya memenuhi kebutuhan bermain si anak, melainkan juga memberi banyak manfaat penting dalam proses tumbuh kembang anak. Dilansir dari www.kiwifamilies.co.nz berikut ini manfaat yang bisa diraih dari creative play:


1. Manfaat Dalam Hal Intelektualitas

Dengan creative play, secara tidak langsung anak usia dini bisa mengenal dan belajar matematika dasar seperti mengenal bentuk dan ukuran, memilih, serta mengukur berat benda.

Nantinya anak-anak akan belajar sendiri tentang “how to solve the problem”, melatih untuk tetap fokus dengan apa yang mereka inginkan, serta belajar untuk berpikir kreatif tanpa ada aturan baku.


Seiring pertambahan usia anak, orangtua sebaiknya menyediakan sesuatu yang lebih complex dari sebelumnya. Hal ini untuk memicu kemampuan berpikir anak ke level selanjutnya.

Jika anak-anak mampu belajar dari hal-hal tersebut, nantinya mereka akan bisa mengaplikasikan apa yang mereka dapat selama bermain ke kehidupan nyata.


2. Manfaat untuk Fisik

Menggambar, melukis, memotong dan mencocokkan benda saat bermain bisa membantu mengembangkan kemampuan motorik pada anak mulai dari usia toddlers. Hal ini juga bisa membantu kesiapan anak ketika nanti pada waktunya masuk sekolah. Salah satu contoh, anak-anak tidak lahir dengan pensil atau crayon di tangan kan Moms? Bahkan mereka mungkin belum memahami bahwa mereka punya tangan yang bisa digunakan untuk memegang pensil, crayon, kertas dan lainnya. Jadi sebelum sampai ke tahap itu, butuh persiapan untuk nantinya mereka bisa menulis.


Nah, creative play inilah yang bisa membantu untuk merangsang dan mengembangkan kemampuan motorik anak. Ketika anak semakin besar, aktivitas kreatif yang pernah mereka lakukan akan membantu mereka meningkatkan kemampuan motorik seperti misalnya kemampuan berkoordinasi antara mata dan tangan.


3. Manfaat Dalam Hal Emosional dan Sosial